Notification

×

Iklan

Iklan

Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Dinkes Paluta Bagikan Ribuan Masker Gratis

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:11 WIB Last Updated 2026-10-09T07:11:15Z

Dinkes Paluta bagikan masker.

PALUTA – Sebagai upaya mengantisipasi dan mengurangi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan masker secara gratis kepada para pengendara yang melintas di jalan raya, Jumat (9/10/2026).

​Dalam kegiatan ini, Dinkes Paluta menggandeng Puskesmas Gunungtua dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Paluta. Pembagian masker difokuskan di dua titik, yakni di Jalan Sisingamangaraja (tepatnya di depan Masjid Raya Paluta) dan di Jalan Lintas Gunungtua–Padangsidimpuan (tepatnya di depan Kantor Bupati Paluta).

​Kepala Dinkes Paluta, Muhammad Umar Nasution, mengatakan bahwa pembagian ribuan masker ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap penurunan kualitas udara akibat kabut asap karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

​“Langkah ini dilakukan guna melindungi warga dari dampak kebakaran hutan dan lahan, serta meminimalisasi ancaman penyakit akibat kabut asap,” ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) P2P, dr. Afrida Henny Simamora, yang didampingi Kabid SDK, Yasser Arafat Harahap, menyebutkan ada sekitar 1.500 masker yang dibagikan. Selain pembagian masker, pihaknya juga memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya menekan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

​Selain menyasar pengguna jalan raya, Dinkes Paluta juga memastikan ketersediaan stok masker di seluruh puskesmas se-Kabupaten Paluta. Jajaran puskesmas juga telah diinstruksikan untuk turut melakukan pembagian masker di wilayah kerja masing-masing.

​“Di seluruh puskesmas sudah kami siapkan masker bagi masyarakat yang datang berobat maupun berkunjung. Kami juga menginstruksikan puskesmas agar membagikan masker sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan. Ini adalah bentuk perhatian Pemkab terhadap kesehatan warga,” jelasnya.

​Langkah preventif ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dinkes Provinsi Sumatera Utara serta Surat Edaran Dinkes Paluta terkait peningkatan kewaspadaan dan perlindungan kesehatan masyarakat selama bencana kabut asap melanda.

​“Kegiatan ini diharapkan dapat memaksimalkan perlindungan kesehatan, sekaligus mendorong kesadaran warga untuk menjaga diri dan mengurangi risiko gangguan pernapasan selama kondisi udara sedang tidak baik,” tambahnya.

​Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menerima pembagian masker. Hal ini mencerminkan mulai tingginya tingkat kesadaran warga terhadap potensi bahaya gangguan saluran pernapasan akibat paparan kabut asap.

×
Berita Terbaru Update