Notification

×

Iklan

Iklan

Bandara Perintis Papua Kembali Kondusif, Kepala Staf Kogabwilhan III Pastikan Aktivitas Masyarakat Segera Normal

Sabtu, 07 Maret 2026 | 00:36 WIB Last Updated 2026-03-06T17:36:54Z

 



Jakarta – Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, meninjau langsung 11 bandara perintis di Papua yang telah diamankan TNI pasca gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan memastikan perekonomian serta pelayanan publik di wilayah Papua berjalan normal. Marsda Joko bersama pejabat utama Kogabwilhan III melakukan peninjauan dengan pesawat Cessna Caravan, mengunjungi satu per satu bandara perintis, termasuk Bandara Kapiraya di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

Pemulihan Keamanan dan Akses Transportasi untuk Warga Papua

“Bandara perintis merupakan jendela dunia bagi masyarakat Papua di daerah terpencil. Melalui bandara ini, berbagai kebutuhan dasar seperti sembako, obat-obatan, dan alat kesehatan dapat disalurkan dengan cepat. Pemulihan keamanan bandara perintis adalah prioritas TNI untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan Papua,” ujar Joko saat diwawancarai pada Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Joko, akses transportasi udara adalah jalur vital distribusi logistik, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dan perbukitan Papua. Bandara perintis menjadi satu-satunya jalur yang menghubungkan masyarakat dengan dunia luar, baik untuk kebutuhan pokok maupun sarana pendidikan.

Pendekatan Humanis dan Pengamanan Ketat

Selain pengamanan ketat, TNI juga mengutamakan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan. TNI aktif membangun komunikasi dengan tokoh adat, agama, dan masyarakat setempat untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik.

Marsda Joko menegaskan bahwa upaya untuk mengembalikan rasa aman bagi masyarakat Papua sangat penting, sehingga proses pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan tanpa gangguan. Setiap tindakan TNI dilakukan dengan cara yang terukur, profesional, dan berlandaskan hukum, serta menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

Komitmen TNI dalam Menjaga Keamanan dan Pembangunan Papua

“Pemulihan keamanan bandara perintis merupakan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat dan memastikan pelayanan publik berjalan lancar. TNI berkomitmen hadir sebagai pelindung masyarakat sekaligus mitra pembangunan di Papua,” tambahnya.

Joko juga menekankan bahwa TNI akan terus menjaga stabilitas keamanan, yang menjadi dasar bagi pembangunan Papua yang lebih maju dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TNI Menjadi Garda Terdepan dalam Mewujudkan Papua yang Aman dan Maju

Dengan pengamanan 11 bandara perintis yang kini telah pulih, masyarakat Papua semakin optimis bahwa aktivitas mereka akan kembali berjalan normal. Stabilitas keamanan yang terjaga diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Papua yang aman, maju, dan sejahtera.

“Bersama masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, serta seluruh unsur penyelenggara negara di Bumi Cendrawasih, TNI akan selalu menjadi garda terdepan menjaga roda pembangunan bangsa di ufuk timur Indonesia,” tutup Joko.


Press Release ini juga tayang di VRITIMES

×
Berita Terbaru Update