Notification

×

Iklan

Iklan

Peternak Kerbau di Tapteng Tewas Usai Tabrak Pohon di Pantai Binasi

Sabtu, 26 September 2026 | 20:24 WIB Last Updated 2026-09-26T13:24:30Z

Polres Tapteng lakukan olah TKP.

TAPTENG – Seorang peternak kerbau, Jonas Sinaga (44), ditemukan tewas di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kepolisian Resor Tapteng menduga kuat korban tewas akibat kecelakaan tunggal menabrak pohon tumbang sebelum jasadnya terseret air pasang laut.

​Kapolsek Sorkam IPTU Affandi Hasibuan, S.H., mewakili Kapolres Tapteng, menyatakan bahwa dugaan tersebut menguat usai Unit Reskrim Polsek Sorkam bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Sekitar 500 meter dari posisi jasad korban, polisi menemukan sepeda motor Suzuki Satria FU 150 milik korban dalam kondisi rusak berat pada pelek depan, suspensi depan yang bengkok, serta batok lampu yang pecah.

​“Di dekat kendaraan, kami menemukan pecahan spidometer dan bongkahan kayu yang cocok dengan patahan batang pohon tumbang yang melintang di tepi pantai. Jalur pesisir yang gelap tanpa penerangan diduga membuat korban tidak melihat rintangan tersebut,” ujar Affandi, Jumat (25/9/2026).

​Hasil pemeriksaan luar (visum et repertum) oleh tim medis Puskesmas Sipea Pea mengonfirmasi sejumlah luka benturan keras di wajah korban, antara lain patah tulang hidung, luka robek di pelipis kiri dan bibir bawah, serta lecet di kening. Petugas tidak menemukan indikasi penganiayaan maupun luka senjata tajam pada bagian tubuh lainnya.

​Dugaan tindak pidana pencurian atau pembunuhan juga ditepis lantaran barang berharga milik warga Desa Pahieme I tersebut, termasuk uang tunai Rp1.000.000 dan pengisi daya ponsel di saku celana, masih utuh.

​Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat di sebuah warung pada Kamis (24/9) sekitar pukul 20.00 WIB sebelum berkendara seorang diri. Kecelakaan diperkirakan terjadi menjelang dini hari, disusul pasang air laut sekitar pukul 04.00 WIB yang menyeret jasad korban hingga ke bibir pantai tempat ia ditemukan oleh warga.

​Pihak keluarga menolak proses autopsi dan telah menerima jenazah korban untuk dimakamkan. Sementara itu, sepeda motor korban serta patahan kayu telah diamankan di Polsek Sorkam untuk melengkapi berkas penyelidikan.

×
Berita Terbaru Update