Notification

×

Iklan

Iklan

Bergerak Serentak di Lima Kecamatan: TP PKK Sumut Nilai Kesiapan Paluta Wujudkan Keluarga Mandiri

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB Last Updated 2026-09-10T15:11:37Z
Tim Evaluasi PKK Sumut kunjungi desa binaan di kabupaten Paluta.

PALUTA – Kesejahteraan masyarakat selalu bermula dari fondasi terkecilnya, yakni keluarga. Semangat pemberdayaan inilah yang menyelimuti Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) saat menyambut Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Rabu (12/8/2026).

​Langkah pembinaan strategis dari provinsi ini menyentuh lima pilar utama gerakan PKK, mulai dari deteksi dini kesehatan melalui Iva Test di Halongonan, ketahanan pangan pekarangan (Aku Hatinya PKK) di Simangambat, kemandirian ekonomi (UP2K) di Padang Bolak, tata kelola (Tertib Administrasi) di Dolok Sigompulon, hingga pembentukan karakter generasi muda lewat Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Ujung Batu.

​Sejak awal, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara telah menegaskan bahwa kehadiran tim penilai bukanlah sesuatu yang harus dicemaskan oleh para kader.

​Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati H. Basri Harahap saat membuka kegiatan di Halongonan. "Evaluasi ini bukan menjadi akhir dari sebuah kegiatan, tetapi menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas gerakan PKK di Kabupaten Padang Lawas Utara," ujarnya.

​Pesan senada turut digaungkan oleh Bupati H. Reski Basyah Harahap melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh para Asisten Setdakab yang menyebar di berbagai titik evaluasi. Bupati mengingatkan agar ajang ini dipandang sebagai momentum refleksi. "Saya berharap evaluasi hari ini tidak dipandang sebagai sesuatu yang harus ditakuti. Sebaliknya, mari kita jadikan evaluasi sebagai momentum untuk belajar, berbenah dan meningkatkan kualitas," pesannya.

​Setiap kategori yang dievaluasi membawa misi krusial bagi kemajuan daerah. Di bidang ekonomi keluarga (UP2K), pemerintah mendorong para kader untuk tidak gagap teknologi. Kader ditantang untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar dengan memanfaatkan teknologi digital.

​Namun, inovasi dan program kerja tidak akan terukur tanpa pencatatan yang baik. Terkait evaluasi Tertib Administrasi, Asisten I Lairar Rusdi Nasution menekankan bahwa kelengkapan data adalah jantung organisasi. "Administrasi memang terlihat sebagai sesuatu yang bersifat teknis, tetapi sesungguhnya merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi. Administrasi yang tertib akan memudahkan kita mengetahui apa yang belum terlaksana dan apa yang harus diperbaiki," paparnya.

​Di sisi lain, masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas anak-anaknya. Melalui evaluasi PAAR, Pemkab Paluta menaruh harapan besar pada pola asuh di dalam rumah. "Kita ingin anak-anak Padang Lawas Utara tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan daerahnya," tegas Asisten III Eva Sartika Siregar.

​Upaya keras dan sinergi dari ujung desa hingga ke tingkat kabupaten ini mendapat apresiasi hangat dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Ketua TP PKK Provinsi, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, melalui para perwakilannya yang turun langsung ke lapangan, memuji inovasi dan praktik baik yang telah dijalankan para kader.

​"Evaluasi ini bukan semata-mata untuk menentukan yang terbaik, tetapi juga untuk memperkuat pembinaan, mendorong inovasi, dan meningkatkan peran PKK dalam memberdayakan keluarga," tutup perwakilan tim provinsi.

​Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Gerakan PKK di Padang Lawas Utara diharapkan tidak sekadar mengejar piala perlombaan, tetapi benar-benar mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, serta mendukung visi pembangunan kabupaten yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat.

×
Berita Terbaru Update