![]() |
| Foto: Pihak Kepolisian melakukan olah TKP. |
Infotabagsel.com – Jalanan Desa Janji Manahan Gnt, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menjadi saksi bisu tewasnya seorang petani pada Sabtu (17/1/2026).
Sengketa tapal batas tanah yang tak kunjung usai memicu pertumpahan darah, korban JM (35) tewas mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di leher setelah terlibat duel sengit dengan pelaku RER (50) yang merupakan tetangganya.
Kapolres Tapanuli Selatan melalui Kasi Humas, IPDA Amalisa Nofriyanythi Siregar, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari adu mulut yang memanas. Emosi yang tak terbendung membuat pelaku nekat pulang ke rumah hanya untuk mengambil sebilah parang.
“Pelaku sempat pergi mengambil parang, lalu kembali dan langsung membacok korban,” terang IPDA Amalisa.
Tak lama setelah kejadian, pelaku memilih menyerahkan diri ke Polsek Dolok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi pun bergerak cepat mengamankan lokasi, menyita barang bukti, dan membawa jasad korban ke rumah sakit untuk visum.
IPDA Amalisa menyayangkan penyelesaian masalah yang berujung kekerasan ini. “Penanganan kini diambil alih Satreskrim Polres Tapsel. Kami meminta masyarakat mempercayakan proses hukum dan menghindari main hakim sendiri,” tutupnya.
