![]() |
| Foto: Tim Monitoring Pemkab Paluta mengunjungi salah satu agen LPG di Gunungtua, Rabu (11/2/2026). |
PALUTA – Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) bergerak cepat melakukan monitoring ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram bersubsidi ke sejumlah agen dan penyalur di wilayah tersebut.
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Asisten II Setdakab Paluta, Haholongan Siregar, didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Jhonson M. Siregar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Ridi AP, beserta rombongan tim terkait.
Haholongan Siregar menjelaskan, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pasokan LPG 3 Kg (gas melon) tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat meresahkan masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama bulan puasa.
“Untuk saat ini, ketersediaan LPG ukuran 3 Kg bersubsidi di tingkat agen maupun penyalur yang ada di Paluta masih aman. Tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan," ujar Haholongan di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa monitoring ini juga dimaksudkan untuk mengawasi tata niaga gas bersubsidi agar memenuhi prinsip "Tiga Tepat", yakni tepat sasaran, tepat harga, dan tepat jumlah.
Senada dengan pemerintah, pemilik pangkalan PT Cahya Mas Kita, Masrin Siregar, turut memastikan stabilitas pasokan energi tersebut.
“Sampai hari ini belum ada kelangkaan. Jika tidak ada kendala distribusi dari pusat, kami pastikan stok LPG 3 Kg mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Paluta selama bulan Ramadan,” tegas Masrin.
Selain ketersediaan stok yang memadai, hasil pantauan di lapangan juga menunjukkan bahwa harga eceran LPG 3 Kg masih berada dalam kondisi stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
